Jaringan DHCP Server dengan Router
Pada tugas praktikum kali ini membuat simulasi Jaringan DHCP Server dengan Router, Switch dan Access Point menggunkan Cisco Packet Tracer.
Berikut langkah membuat simulasi jaringan DHCP Server dan Jaringan Wireless :
1. Buka aplikasi Cisco Packet Tracer, tambahkan 1 buah Router, 2 buah Server, 2 buah Switch, 2 buah Access Point dan 6 buah PC.
2. Kemudian hubungkan menggunakan jenis kabel Straight seperti gambar dibawah ini.
3. Lalu klik dua kali pada router, pada bagian Interface untuk setting IP Address pada FastEthernet0/0 dan Subnet Mask, jika sudah pada bagian Port Status pilih ON.
4. Lakukan hal yang sama pada bagian Interface untuk setting IP Address pada FastEthernet0/1 dan Subnet Mask, jika sudah pada bagian Port Status pilih ON.
5. Klik dua kali pada bagian Server1, pilih tab Services dan pilih DHCP. Kemudian masukkan Default Gateway, Start IP Address, Subnet Mask dan Maximum number of Users seperti pada gambar dibawah.
6. Kemudian atur alamat IP pada Server1 dengan cara pada tab Desktop pilih IP Configuration, pada bagian static masukkan IP Address, Subnet Mask dan Default Gateway seperti pada gambar berikut.
7. Klik dua kali pada bagian Server2, pilih tab Services dan pilih DHCP. Kemudian masukkan Default Gateway, Start IP Address, Subnet Mask dan Maximum number of Users seperti pada gambar dibawah.
8. Kemudian atur alamat IP pada Server2 dengan cara pada tab Desktop pilih IP Configuration, pada bagian static masukkan IP Address, Subnet Mask dan Default Gateway seperti pada gambar berikut.
9. Untuk membuat jaringan Wireless langkah yang dilakukan adalah dengan cara berikut :
Klik dua kali pada PC, pada tab Physical pilih Modules jenis WMP300N, kemudian matikan terlebih dahulu dengan cara klik tombol merah, lakukan drag untuk mengganti modules sebelumnya. Selanjutnya drag jenis WMP300N pada PC, jika sudah nyalan kembali tombol power sampai berwarna hijau. Lalu arahkan kursor ke Access Point agar terhubung. Langkah ini dilakuakan pada semua PC yang terdiri sebanyak 6 buah PC.
10. Klik pada PC1, pada tab Desktop pilih IP Configuration, selanjutnya pilih DHCP maka akan muncul otomatis alamat IP seperti pada gambar.
11. Klik pada PC2, pada tab Desktop pilih IP Configuration, selanjutnya pilih DHCP maka akan muncul otomatis alamat IP seperti pada gambar.
12. Klik pada PC3, pada tab Desktop pilih IP Configuration, selanjutnya pilih DHCP maka akan muncul otomatis alamat IP seperti pada gambar.
13. Klik pada PC4, pada tab Desktop pilih IP Configuration, selanjutnya pilih DHCP maka akan muncul otomatis alamat IP seperti pada gambar.
14. Klik pada PC5, pada tab Desktop pilih IP Configuration, selanjutnya pilih DHCP maka akan muncul otomatis alamat IP seperti pada gambar.
15. Klik pada PC6, pada tab Desktop pilih IP Configuration, selanjutnya pilih DHCP maka akan muncul otomatis alamat IP seperti pada gambar.
16. Berikut adalah hasil tes Ping menggunakan Command Prompt pada PC1 ke alamat IP Server1 192.168.0.3 dan alamat IP Server2 192.168.1.3.
17. Berikut adalah hasil tes Ping menggunakan Command Prompt dari PC2 ke alamat IP PC6 192.168.1.6 dan alamat IP PC5 192.168.1.5
18. Berikut adalah tampilan desain simulasi jaringan yang sudah selesai dibuat akan terhubung dan reply jika dilakukan tes Ping.



















Komentar
Posting Komentar