Jaringan Client-Server dan DHCP Router pada Cisco Packet Tracer
Pada tugas praktikum kali ini membuat langkah langkah simulasi jaringan CLient-Server dan DHCP Router menggunakan Cisco Packet Tracer.
Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan pada saat pembuatan jaringan client server yaitu :
Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan pada saat pembuatan jaringan client server yaitu :
1.
Pertama buka aplikasi cisco packet tracer terlebih dahulu.
2. Kemudian siapkan satu buah switch tipe 2950T-24 dengan empat buah PC sebagai client.
3. Lalu tambahkan satu buah server dan hubungkan menggunakan
kabel jenis straight.
4. Setelah itu setting pada server dengan cara klik dua kali pada device server pilih. services lalu pilih jenis DHCP. Klik On, atur
Default Gateway menjadi 192.168.1.34, Start Ip Address 192.168.1.10 dan Subnet
Mask 255.255.255.0. Isi Maksimum number of user sebanyak 5, jika sudah pilih save.
5. Jika sudah kemudian setting pada server dan klik dua kali pilih desktop, pilih
IP Configuration. Isi IP Addressnya
menjadi 192.168.1.1 subnet mask 255.255.255.0 dan default gateway 192.168.1.34
6. Selanjutnya klik dua kali pada PC 1, pilih desktop klik IP Configuration dan klik DHCP, maka
otomatis akan mendapat kan IP Address seperti gambar dibawah ini.
7. Berikut ini gambar dimana IP Address yang didapat kan pada PC 2 setelah pilih
DHCP.
8. Berikut ini gambar dimana IP Address yang didapat kan pada PC 3 setelah pilih
DHCP.
9. Berikut ini gambar dimana IP Address yang didapat kan pada PC 4 setelah pilih
DHCP.
10. Setelah itu lakukan tes dengan cara buka command
prompt lalu ketikkan ping
dari PC 1 ke IP address Server dan dari PC 1 ke IP Address PC 3.
Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan pada saat pembuatan jaringan client server yaitu :
1. Pertama buka aplikasi cisco packet tracer terlebih dahulu.
2. Tambahkan 4 PC sebagai
client
dan 1 router.
3. Selanjutnya tambahkan 2
interface, 2 dari defaultnya dan 2
dari yang baru di pasang
4. Kemudian hubungkan PC dengan
router mengunakan kabel.
5. Lalu setting ip address masing-masing PC. Pada PC1 dengan ip address
192.168.1.1, 255.255.255.0 pada subnet, dan 192.168.1.10 pada gateway.
6. Pada
PC2 dengan ip address 172.16.10.1, 255.255.255.0 pada subnet, dan
172.16.10.10 pada gateway.
7. Pada
PC3 dengan ip address 10.10.10.10.1, 255.255.255.0 pada subnet, dan
10.10.10.10 pada gateway.
8. Pada
PC4 dengan ip address 192.168.2.1, 255.255.255.0 pada subnet, dan
192.168.2.10 pada gateway.
9. Jika
semua PC sudah diatur ip address, subnet mask dan gatewaynya, lalu lanjutkan atur routernya. Pada FashEthernet 0/0 klik tanda
centang pada pilihan Port Status untuk meng-on kan, dan isi ip adress nya
dengan 192.168.1.10
10. Pada
FashEthernet 0/1 klik
tanda centang pada pilihan Port Status untuk meng-on kan, dan isi ip adress
nya dengan 172.16.10.10
11. Pada
FashEthernet 0/0/0 klik
tanda centang pada pilihan Port Status untuk meng-on kan, dan isi ip
adress nya dengan 10.10.10.10
12. Pada
FashEthernet 0/1/0 klik
tanda centang pada pilihan Port Status untuk meng-on kan, dan isi ip
adress nya dengan 192.168.2.10.
13. Jika
semuanya sudah diatur, hasil akhirnya adalah seperti ini.
Terimakasih semoga bermanfaat :)























Komentar
Posting Komentar